Citizen

Tangisan Kapten Ratapi Kekalahan

PASUKAN SMAN 1 Makassar (Smansa) hanya bisa tertegun. Terlebih sang kapten, Naufal Rifqi yang tidak mampu membendung tangis usai timnya kalah di penyisihan grup C Samsung KeKeR Futsal League (KFL) 2017.

Bertanding di GOR Sudiang, sore kemarin, mereka tumbang dari tim kuat SMAN 22 Makassar (Smandad), dengan skor, 6-2.

Hasil itupun memastikan Smansa gagal melaju ke babak gugur dan mempertegas posisinya sebagai juru kunci. Meski mereka masih minysahkan satu laga.

KFL tahun ini pun menjadi sejarah buruk bagi tim arahan Deni.

“Memang masih ada laga. Tapi itu tudaj berpengaruh ke tim. Jadi kita main santai saja nanti,” aku Deni.

Disatu sisi, kemenangan yang diraih semakin mempermantap kepercayaan diri anak-anak Smandad.

Sang mentor Syamsul sangat bersyukur timnya bisa lolos ke babak gugur dengan hasil bagus dipenyisihan grup. Hal itu membuat dia yakin anak asuhnya bisa menembus babak final. (sua-dii/rdi)

1 Comment

1 Comment

  1. motivacion personal

    Juni 9, 2017 at 9:58 am

    It sounds like you’re creating problems yourself by defining this as such a comprehensive, almost unknowable problem. Isn’t that self-defeating?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PALING POPULER

To Top