HAUS GELAR - Expresiku
Event

HAUS GELAR

MAKASSAR, FAJAR — Genderang perang Samsung KeKeR FutsakKeague (KFL) 2017 mulai ditabuh. Siang ini.

EMPAT partai panas mewarnai opening parti di GOR Sudiang, Jumat, 27 Januari.

Tujuh dari delapan tim yang perlaga hari ini tak pernah mencicipi juara KFL. Kini saatnya bagi tim-tim tersebut memuaskan dahaganya akan label juara. Seperti , tim putra unggulan peraih runner up KFL 2012, SMAN 1 Sungguminasa (Salis) yang akan bentrok dengan SMAN 2 Makassar (Smada).

Sejak ambil bagian di KFL, merek belum pernah mencicipi gelar juara. “Sisa KFL yang belum kita juarai. Saya bertekad, juara tahun ini kita bisa raih,” kata pelatih futsal putra Salis, Patrioy Patau, Kamis kemarin.

Tim Smada pun haus gelar. Kiper Smada, Aris Munaldi. Kiper Smada, Aris Munaldi, mengakui sejak ikut KFL timnya tak pernah juara. Paling tinggi mereka hanya mampu bercokol babak delapan besar. “Dilaga perdana nanti, saya harus berjuang keras membawa tim menang. Kalau bisa membawa tim ke partai puncak,” harapnya.

Pada pertadningan kedua, yang akan dihelat mulai pukul 16.00, juga tak kalah seru. Tim futsal putri pendatang baru, SMAN 18 Makassar (Smandels) akan menantang juara bertahan SMAN 22 (Smanda) Makassar di KFL, Smandad pernah mencicipi juara di 2013, 2014, 2015.

Defender putri Smandels, Novita Sari, mengaku sudah mempersiapkan timnya baik mental dan fisik. “Kami siap menaklukkan mereka. Sang juara bertahan,” tandasnya.

Adapun, partai ketiga akan menyajikan pertarungan antara peraih runner up KFL 2012, SMPN 32 Makassar dan juara KFL 2013, SMPN 16 Makassar. Sayangnya SMPN 32 Makassar kandas di babak delapan besar, di KFL2015. Partai terakhir hari ini akan di tutup pertandingan antara SMAN 1 Takalar melawan SMKN 2 Makassar. Kedua tim sama-sama belum pernah menikmati gelar juara KFL. Event ini rencananya akan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Sri Endang Sukarsih.

Direktur Harian Fajar, Faisal Syam, berharap di ajang Samsung KFL 2017 ini, para peserta untuk tetap bisa menjunjung sportifitas yang tinggi. “Semoga bisa muncul bibit pemain yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” tambahnya. (sua/nin)

PALING POPULER

To Top