Makassar

Aliansi Remaja Makassar

Pada tanggal 10-11 Oktober 2015 Aliansi Remaja Independen Makassar bersama Asoka Indonesia melaksanakan Peer Educator Training dengan teman “Leading to Empowering and Advocacy” bertempat di ruang pola Kantor BKKBN Prov. SulSel. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yang diikuti oleh 23 peserta dan undangan yang berasal dari berbagai komunitas / institusi yang ada di Makassar.

Pada hari pertama peserta diberikan materi tentang HIV & AIDS oleh kak Rahman selaku Direktur YPKDS (Yayasan Peduli Kesehatan Dukungan Sebaya) yang merupakan organisasi dengan isu membantu ODHA untuk peduli terhadap kesehatannya. Pada sesi materi ini, peserta terlihat sangat antusias mendengarkan materi. Kak Rahman juga menjelaskan tentang  apa yang dapat lakukan dalam melawan HIV jika kita sebagai seorang ODHA.

Pada sesi selanjutnya, para peserta mengikuti RolePlay tentang HIV & AIDS yang di pandu oleh kak Uswa dari Staff Aliansi Remaja Independen Makassar. Dalam roleplay kali ini peserta diminta untuk mennganalisa masalah apa yang bisa terjadi jika seseorang menjadi ODHA. Setelah semua peserta memberikan pendapatnya , kini mereka harus memeberikan solusi apa saja yang bisa di ambil dalam membantu ODHA mencapai hak-haknya.

Peserta sedang bermain analsisa kasus HIV & AIDS

Sesi selanjutnya adalah materi dari bunda Ceke tentang KESPRO dan Skill Konseling dari BKKBN Pro. SulSel. Pada kesempatan kali ini Bundan membmerikan pemahaman kepada peserta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan bagaimana cara menjaganya serta apa KESPRO itu. Bunda juga menjelaskan bagaimana Pernikahan dini bisa terjadi dan kenapa harus ada Pendewasaan Usia Perkawinan. Bunda Ceke berpesesan bahwa semua yang ada di diri kita berharga dan patut kita syukuri. Hari pertama berakhir dengan sesi bunda Ceke.

HARI KEDUA

Pada hari kedua kegiatan Peer Educator ini dimulai jam 9 pagi dengan menerapkan Ground Rules yang telah di sepakati sebelumnya. Alhasil, kurang lebih 10 Peserta dan panitia mendapatkan Punishment yang mereka buat sendiri (LOL 😀 ). Hari kedua ini dikemas lebih santai karena hanya ada 1 materi dan sesi diskusi bersama peserta.
Peer Educator Training pun dimulai dengan menjalankan Punishment yang di dapat oleh peserta dan panitia (LOL 😀 ). Peserta tertawa dan bahagia dengan dijalankan punishment ini (Hahahaha).
Sesi pertama pun dimulai dengan mengevaluasi peserta tentang apa yang telah ia dapatkan kemarin dengan metode Quiz. Peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk mencocokan beberapa kartu yang telah disediakan. Semua peserta tampak antusias mengikuti evaluasi ini.
Evaluasi pun selesai dan waktunya materi terakhis tentang NAPZA yag dibawakan oleh kak Sam (Duta Mahasiswa Genre 2015) dari BKKBN SulSel. Sesi ini bersifat diskusi dan sharing pemahaman peserta tentang NAPZA. Dalam sesi ini ada seorang peserta yang bertanya tentang Ganja yang tumbuh subur di Aceh, “Karena ganja tumbuh subur di Aceh, Saya pernah membaca artikel ganja dijadikan makanan orang-orang aceh. Apakah itu salah satu penyalahgunaan NAPZA ?” . Kak Sam dan para peserta lain menerangkan bahwa selama ini, Ganja digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan selama ini kadarnya diminimalkan. Selama sesi ini peserta sangat aktif berdiskusi dan bertanya tentang NAPZA. Setelah materi NAPZA, peserta pun di ajak menganalisa kasus NAPZA yang ada di kota Makassar. Peserta menganalisa akar masalah ini, mengapa bisa terjadi sampai memberikan solusi.
Peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan mulai melakukan analisa 1 kasus NAPZA yang sama. Setelah kasus dianalisa peserta mempresentasikan analisa mereka.
Setelah menganalisa kasus, kini waktunya Rapat Jaringan. Rapat jaringan ini bermaksud untuk membentuk koalisi dengan peserta dan menjadi Peer Educator. Dalam sesi ini peserta dipandu oleh kak Salma dan Kak Uswa yang menjelaskan kenapa berjejaring dan manfaat berjejaring. Peserta kelihatan sangat antusias untuk membuat koalisi bersama dengan isu yang dibawakan di Peer Educator Training ini. Di akhir sesi kegiatan ini adalah pembagian sertifikat dan foto bersama peserta.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PALING POPULER

To Top